Cv Curriculum Vitae Job Application  - AndreoPolino / Pixabay

7+ Contoh CV Fresh Graduate Tanpa Pengalaman

Sedang butuh CV untuk melamar kerja?

Bingung mau diisi apa karena masih fresh graduate?

Kalau begitu, artikel ini tepat buat kamu!

Di sini, kamu bisa mempelajari bagaimana cara membuat cv untuk fresh graduate, lengkap dengan contoh dan tips agar CV-mu terlihat lebih menarik.

Hal yang akan kamu pelajari antara lain adalah:

Langsung saja, simak pembahasan lengkapnya berikut ini!

Jenis-Jenis CV Fresh Graduate

Istilah fresh graduate biasanya mengarah pada mahasiswa yang baru lulus kuliah.

Namun, sebuah CV tidak hanya diperuntukan bagi mahasiswa saja. Lulusan SMA atau SMK pun juga perlu untuk membuat CV.

Tapi, tentu isi CV antara lulusan kampus dan lulusan sekolah berbeda karena kegiatan yang dilakukan pun berbeda.

Selain itu, fungsinya pun juga bisa berbeda, bisa untuk melamar kerja, mendaftar beasiswa, organisasi, dan sebagainya.

Nah, berikut adalah bagian penting yang harus ada dalam masing-masing jenis CV.

CV untuk Mahasiswa

hal yang harus dicantumkan di cv mahasiswa

Bagi seorang mahasiswa CV bisa berguna untuk berbagai hal, misalnya mendaftar kepanitiaan, magang, relawan, atau mendaftar kerja bagi fresh graduate.

Bagian-bagian yang sebaiknya dicantumkan dalam CV mahasiswa adalah sebagai berikut:

  • Data Diri: cantumkan identitas asli lengkap dengan kontak yang bisa dihubungi, misalnya nomor telepon atau email.
  • Riwayat Pendidikan: tidak perlu memasukkan pendidikan sejak TK atau SD, cukup mulai SMA sampai kuliah saja, serta boleh juga memasukkan pendidikan non-formal semacam kursus.
  • Pengalaman Magang/Kerja: cantumkan jika kamu pernah melakukan magang, freelance, atau bekerja paruh waktu.
  • Pengalaman Organisasi: cantumkan pengalaman organisasi kamu selama berada di kampus, bagian ini termasuk berharga jika kamu tidak memiliki pengalaman magang/kerja.
  • Pengalaman Kepanitiaan/Relawan: jika kamu pernah tergabung dalam kepanitiaan atau kegiatan relawan, kamu juga bisa memasukkan pengalaman tersebut ke dalam CV.
  • Karya Ilmiah, Paper, atau Publikasi: jika kamu pernah membuat karya ilmiah semasa kuliah atau bahkan melakukan publikasi di jurnal, jangan ragu untuk mencantumkannya di CV.
  • Keterampilan Pendukung: bagian ini adalah keterampilan yang relevan dengan pekerjaan yang ingin kamu lamar, misalnya skill Photoshop jika yang dilamar adalah posisi Desainer Grafis.

CV untuk Anak SMA

hal yang harus dicantumkan di cv untuk lulusan sma

Untuk anak SMA, selain bisa digunakan untuk melamar kerja, CV juga bisa sangat berguna untuk mendaftar beasiswa.

Bagian-bagian penting dalam CV untuk anak SMA adalah sebagai berikut:

  • Data Diri: cantumkan data diri kamu mulai dari nama lengkap, alamat, sampai kontak yang bisa dihubungi (nomor telepon dan email).
  • Riwayat Pendidikan: untuk bagian ini, cukup cantumkan asal SMA kamu beserta jurusan yang diambil, tidak perlu sampai SMP atau SD.
  • Prestasi: cantumkan prestasi yang pernah kamu raih saat sekolah, namun usahakan prestasi tersebut relevan dengan beasiswa atau pekerjaan yang ingin kamu ambil.
  • Pengalaman Organisasi: cantumkan juga pengalaman organisasi kamu saat sekolah (misalnya osis, pramuka, dan lain-lain) karena hal ini bisa menjadi nilai plus buat kamu.
  • Referensi: jika mendaftar beasiswa, kamu bisa mencantumkan referensi dari mana kamu tahu beasiswa tersebut (misalnya dari guru, internet, atau yang lainnya).

CV untuk Anak SMK

hal yang harus dicantumkan di cv untuk lulusan smk

CV untuk anak SMK sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan CV anak SMA, hanya saja perlu sedikit penyesuaian dengan jurusan atau kegiatan yang pernah dilakukan.

Bagian-bagian yang bisa ditambahkan pada CV anak SMK antara lain adalah sebagai berikut:

  • Keterampilan Terkait: cantumkan keterampilan yang relevan dengan pekerjaan yang ingin kamu ambil (misalnya jika pekerjaan berhubungan dengan IT, maka kamu bisa cantumkan skill semacam programming, jaringan, dan lain-lain).
  • Pengalaman Kerja atau Magang: cantumkan juga pengalaman saat kamu magang atau PKL, pengalaman ini akan menjadi nilai plus bagi seorang lulusan SMK.

Kumpulan Contoh CV Fresh Graduate

Nah, agar lebih mudah dalam membuat CV, kamu bisa melihat beberapa contoh cv fresh graduate di bawah ini.

Kami juga menyediakan versi templatenya di bawah contoh, sehingga kamu bisa langsung mengunduh dan mengeditnya sesuai keperluan.

1. Contoh CV Fresh Graduate dengan Pengalaman

Kalau kamu adalah seorang fresh graduate yang sudah punya pengalaman kerja, maka kamu bisa menggunakan template cv di bawah ini.

contoh cv fresh graduate

Versi Word | Versi PDF

2. Contoh CV Fresh Graduate Tanpa Pengalaman

Nah, sedangkan untuk fresh graduate yang masih belum punya pengalaman kerja, contoh cv di bawah ini lebih cocok karena hanya menonjolkan pendidikan, prestasi, serta keahlianmu.

contoh cv fresh graduate tanpa pengalaman

Versi Word | Versi PDF

3. Contoh CV yang Menarik

Jika kamu mencari desain CV yang kreatif dan menarik, maka template cv di bawah ini bisa kamu gunakan sebagai referensi.

contoh cv yang menarik

Versi Word | Versi PDF

4. Contoh CV yang Sederhana

Desain cv di bawah ini memang sederhana, tapi tetap terlihat elegan dan menarik untuk dilihat.

contoh cv sederhana

Versi Word | Versi PDF

5. Contoh CV untuk Magang

Magang biasanya identik dengan mencari pengalaman kerja.

Oleh karena itu, contoh cv di bawah ini cocok untuk digunakan karena juga menonjolkan pendidikan dan prestasi yang pernah kamu raih.

contoh cv untuk magang

Versi Word | Versi PDF

6. Contoh CV Formal

Kalau kamu mencari desain cv yang formal, kamu bisa menggunakan template cv di bawah ini.

Desainnya sangat sederhana mirip seperti cv tulis tangan. Namun tetap enak dilihat dan tulisannya bisa terbaca dengan jelas.

contoh cv formal

Versi Word | Versi PDF

7. Contoh CV Bahasa Inggris

Jika kamu ingin melamar kerja di perusahaan internasional, kamu bisa menggunakan template cv bahasa inggris di bawah ini.

Silakan disesuaikan sendiri bagian bagian yang ditandai dengan tanda kurung [ ] sesuai dengan biodatamu.

contoh cv bahasa inggris

Versi Word | Versi PDF

Cara Mengatasi CV “Tanpa Pengalaman”

cara mengatasi cv tanpa pengalaman

Masalah utama para fresh graduate biasaya adalah minimnya pengalaman yang bisa dimasukkan ke CV.

Alhasil, CV mereka terlihat sepi dan kurang menarik.

Tapi tenang, minim pengalaman bukan berarti kamu akan ditolak saat melamar pekerjaan.

Ada beberapa tips agar CV kamu tetap terlihat berisi meskipun pengalaman kamu cuma sedikit.

Berikut penjelasannya.

1. Fokus Pada Kemampuan yang Menonjol

Jika kamu perhatikan contoh-contoh CV di atas, kebanyakan mengurutkan susunan informasinya mulai dari pendidikan formal, informal, dan pengalaman berorganisasi.

Nah, kamu bisa mulai dengan mengubah susunan tersebut agar bisa berfokus pada kemampuan kamu yang menonjol.

Misalnya, jika kamu ingin menonjolkan skill kepemimpinan di CV, maka bisa kamu taruh di bagian paling awal tentang pengalaman menjadi pengurus kelas atau yang lainnya.

Contoh lainnya adalah misal kamu memiliki kemampuan public speaking yang bagus, kamu bisa menonjolkan daftar keterampilan yang kamu miliki di bagian awal.

2. Isi dengan Informasi yang Relevan

Meskipun kamu berniat agar CV terlihat penuh, namun jangan mengisi informasinya secara ngasal dan terkesan tidak penting.

Jangan mencantumkan informasi yang tidak relevan dengan pekerjaan yang ingin kamu lamar.

Selain gak nyambung, hal tersebut juga hanya akan membuang-buang waktu para perekrut.

Usahakan kamu selalu memasukkan informasi yang relevan dengan pekerjaan, baik untuk keterampilan, pengalaman, ataupun prestasi.

Misalnya, kamu ingin melamar kerja menjadi Akuntan…

Kamu boleh memasukkan prestasi ketika menang lomba paper ekonomi tingkat fakultas. Tapi jangan memasukkan prestasi ketika kamu menang lomba nyanyi saat SMP.

Selain harus relevan, usahakan prestasi atau pengalaman yang kamu peroleh berada dalam jangka waktu maksimal 5 tahun terakhir.

3. Cantumkan Personal Statement

Personal statement adalah semacam ringkasan tentang diri kamu dari sudut pandang kamu sendiri.

Intinya, kamu menceritakan diri kamu sendiri dengan tujuan “menjual” kelebihan yang kamu miliki.

Bagian ini sering diabaikan saat membuat CV, padahal personal statement bisa sangat berguna jika dibuat dengan baik dan relevan dengan posisi yang dilamar.

Cukup ceritakan dirimu dengan maksimal 50 kata saja.

Syaratnya adalah kamu bisa “menjual” kelebihan yang kamu miliki sehingga bisa sesuai dengan visi misi perusahaan yang kamu tuju.

Dengan menuliskan personal statement, setidaknya CV yang kamu buat jadi nggak sepi-sepi amat.

4. Pilih Desain CV yang Memiliki Kesan Penuh

Terakhir, pilihlah desain CV yang memiliki kesan penuh meskipun hanya diisi informasi yang sedikit.

Pemilihan desain sangatlah penting dalam membuat CV, apalagi kalau kamu punya pengalaman yang tidak banyak.

Kalau kamu jago photoshop, kamu bisa mulai coba mendesain CV yang terlihat penuh meskipun isinya cuma sedikit.

Atau kalau nggak mau ribet, kamu bisa pilih sendiri template-template CV yang sudah kami sediakan di atas.

Intinya, kamu harus pintar-pintar memilih desain CV yang cocok dan terkesan penuh tanpa harus memperbanyak informasinya.

Tips Membuat CV

tips membuat cv yang baik dan benar

Nah, jika kamu merasa sudah memiliki pengalaman yang cukup, ada beberapa tips juga agar CV yang kamu buat semakin dipertimbangkan, yaitu:

1. Jangan Menggunakan Template yang Terlalu Heboh atau Monoton

Dalam membuat CV, hindari template-template yang terlalu heboh, berwarna-warni, atau terlalu banyak hiasan.

Bukannya terlihat bagus, yang ada malah terlihat aneh dan membuat perekrut malas membacanya.

Gunakan template yang sederhana saja, yang penting tetap kreatif dan isinya bisa tersampaikan dengan jelas.

Namun, jangan juga gunakan template yang monoton agar tidak membosankan.

Tetap desain CV-mu semenarik mungkin tapi tidak berlebihan.

Dan jika ingin menggunakan kombinasi font, pilihlah maksimal 3 jenis font saja.

2. Berikan Informasi Seperlunya

Saat menulis informasi di CV, tulislah yang seperlunya saja.

Misalnya, saat menuliskan latar belakang pendidikan, kamu tidak perlu memasukkan informasi pendidikan sejak TK atau SD.

Jangan juga memasukkan hal-hal tidak penting seperti warna favorit, zodiak, buku favorit, atau yang lainnya.

Selain tidak perlu menuliskannya panjang-panjang, kamu juga harus bisa memberikan informasi yang paling relevan dengan pekerjaan yang ingin kamu lamar.

Jangan sampai informasi yang kamu berikan tidak ada hubungannya atau bahkan tidak bisa mendukung pekerjaan di profesi yang kamu lamar.

3. Tulis Secara Detail

Saat menuliskan skill atau pencapaian di CV, pastikan menuliskannya secara detail dan jelas, jangan sampai “ngawang”.

Misalnya, jangan menuliskan “mampu berbahasa inggris” karena kalimat tersebut tidak jelas. Sebaiknya tuliskan juga apa parameter yang membuat kamu merasa bahwa kamu jago berbahasa inggris.

Hal ini juga berlaku jika kamu ingin menuliskan sebuah pencapaian atau pengalaman.

Sebaiknya tuliskan juga detail pencapaian yang telah kamu dapatkan.

Contohnya, kamu pernah menjadi bagian dari divisi pemasaran saat magang, dan kamu berhasil menaikkan omset penjualan sebanyak 200% dalam waktu 1 bulan menggunakan strategi “ABC”.

4. JUJUR! Tulis Sesuai FAKTA

Tips yang tidak kalah penting adalah mengenai KEJUJURAN.

Saat mencantumkan informasi di CV, tuliskan sesuai dengan fakta yang ada.

Jangan sekali-kali memalsukan data yang ada di CV hanya untuk terlihat lebih berpengalaman atau berprestasi.

Misalnya, kamu berani memalsukan data bahwa kamu memiliki kemampuan editing video, kamu pasti akan kesulitan saat diberi tugas untuk mengedit video beneran.

Dan kalau itu terjadi, tentu kamu sendiri yang akan rugi.

5. Gunakan Foto Terbaru

Sebisa mungkin, usahakan untuk menggunakan foto terbaru yang sopan dan rapi.

Tidak harus menggunakan foto formal seperti yang ada di KTP atau SIM, yang penting wajahmu terlihat jelas dengan pakaian yang sopan.

Pastikan juga jangan menggunakan background foto yang heboh seperti pepohonan atau pantai, cukup background yang sederhana saja.

Dan yang terpenting, jangan gunakan foto selfie dengan gaya yang macam-macam di CV-mu.

6. Double Check

Selalu lakukan double-check pada CV yang kamu buat.

Tidak hanya CV, apapun dokumen yang kamu gunakan untuk melamar kerja, pastikan selalu dicek ulang. Misalnya seperti surat lamaran kerja, portofolio, atau yang lainnya.

Jangan sampai CV yang kamu buat mengandung kesalahan penulisan atau typo.

Hal ini tentu akan mengurangi nilai profesionalisme yang kamu miliki, dan akhirnya kamu akan diragukan oleh para perekrut.

Jadi, jangan lupa untuk selalu cek CV-mu sebelum dikirimkan.

Hal yang Harus Dihindari Saat Membuat CV

beberapa hal yang harus dihindari saat membuat cv

Selain tips di atas, ada juga beberapa hal yang harus kamu hindari saat membuat CV agar tidak diabaikan oleh perekrut, yaitu:

1. Menggunakan Alamat Email yang Tidak Jelas

Ketika kamu melamar sebuah pekerjaan, jangan mencantumkan alamat email yang tidak jelas.

Gambaran alamat email yang benar dan salah untuk melamar kerja kurang lebih sebagai berikut.

Lihat kan perbedaannya?

Intinya, gunakan nama yang jelas sebagai alamat email kamu.

2. Melamar Terlalu Banyak Posisi

Jangan sampai kamu memiliki pemikiran “yang penting kerja”, hingga akhirnya kamu melamar banyak posisi sekaligus di perusahaan yang kamu tuju.

Hal tersebut bisa membuat perekrut tidak yakin sebenarnya passion dan skill kamu itu apa.

Jika memang berminat untuk melamar lebih dari satu posisi di perusahaan yang sama, sebaiknya kamu pilih dua posisi yang cukup identik.

Misalnya, posisi web developer dan mobile developer. Keduanya sama-sama memerlukan kemampuan coding yang handal, jadi masih wajar kalau kamu melamar di dua posisi tersebut.

3. Copy Paste

Hal yang juga harus kamu hindari adalah copy paste.

Jika kamu berniat melamar ke beberapa perusahaan, jangan sampai menggunakan CV yang sama, apalagi untuk industri dan posisi yang berbeda.

Sebisa mungkin, sesuaikan informasi yang kamu cantumkan dalam CV dengan perusahaan, tipe industri, serta posisi yang kamu lamar.

Situs Online untuk Buat CV GRATIS

situs web online untuk membuat cv secara gratis

Nah, jika kamu bingung bagaimana cara mendesain CV, tidak usah khawatir, di Internet sudah banyak situs-situs gratis untuk membuat CV.

Tinggal isi data, klik klik klik, dan CV akan langsung jadi.

Berikut adalah beberapa situs online untuk bikin CV gratis yang kami rekomendasikan untukmu.

  1. Linkedin
  2. Kickresume
  3. Resume.com
  4. CVMaker
  5. CakeResume
  6. Canva

Untuk Linkedin, kamu tinggal melengkapi profil kemudian klik menu More > Save to PDF.

Sedangkan untuk situs lain, cara penggunaannya bisa langsung kamu coba sendiri, ya!

FAQ Tentang CV

Apa itu CV?

CV atau Curriculum Vitae adalah dokumen yang berisi daftar riwayat hidup seseorang yang umumnya mencakup riwayat pendidikan, pengalaman, serta keterampilan yang dimiliki.

Apa bedanya CV dan Resume?

CV bisa terdiri dari dua halaman atau lebih yang berisi penjelasan rinci tentang riwayat hidup seseorang yang ditulis secara kronologis.

Sedangkan resume biasanya hanya terdiri dari satu halaman yang berisi ringkasan riwayat hidup seseorang.

Jadi, bisa dibilang bahwa resume merupakan versi singkat dari CV.

Bagaimana cara membuat CV yang menarik?

Untuk membuat sebuah CV yang menarik, kamu bisa ikuti beberapa tips yang ada di sini. Tips tersebut akan sangat berguna khususnya untuk para fresh graduate yang masih belum memiliki pengalaman kerja.

Apa saja yang harus ada di CV?

Hal-hal penting yang harus dicantumkan dalam CV antara lain adalah biodata diri, riwayat pendidikan, pengalaman, keterampilan, serta kontak yang bisa dihubungi.

Apa font yang bagus untuk CV?

Jenis font yang bagus untuk CV adalah font yang bisa terbaca dengan jelas. Sebaiknya jangan gunakan font bertipe handwriting karena akan susah untuk dibaca.

Bagaimana cara mengirim CV lewat email?

CV biasanya dikirim bersamaan dengan surat lamaran kerja. Untuk mengirim CV lewat email, kamu bisa pelajari dulu bagaimana cara mengirim lamaran lewat email.

Bagaimana cara mengedit template CV?

Agar bisa mengedit template CV dengan mudah, kamu perlu menggunakan aplikasi yang ada di komputer atau laptop.

Jika formatnya Word atau Doc, kamu bisa menggunakan Miscrosoft Word untuk mengeditnya. Jika formatnya PDF, kamu bisa menggunakan Adobe Acrobat Reader.


Itulah penjelasan mengenai contoh CV untuk fresh graduate.

Membuat CV yang menarik hingga bisa diterima memang tidak mudah, tapi dengan memahami penjelasan di atas, setidaknya kamu jadi tahu tips dan trik agar CV-mu tidak diabaikan.

Semoga setelah mempelajari cara membuat CV ini, lamaran kamu bisa diterima dan kamu bisa bekerja di posisi yang kamu inginkan.

Jika ada pertanyaan, kamu bisa bertanya melalui kolom komentar yang ada di bawah ini.

Sekian, semoga bermanfaat.

Sumber : https://bocahkampus.com/contoh-cv

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *