Backup WordPress

Selaku webmaster, Kamu harus mengenali metode backup WordPress bersama databasenya. Karena, cara ini amat berarti dalam suasana apa juga, apalagi kala Kamu merasa tidak terdapat permasalahan apa juga dengan web Kamu. Tetapi, apa sebabnya? Serta yang terutama, gimana triknya?

Hening, Kamu telah membaca postingan yang pas. Dalam bimbingan ini, kita hendak menarangkan metode backup web WordPress memakai metode buku petunjuk dan dengan plugin backup WordPress.

Apa yang Diartikan dengan Backup WordPress?

Web dibuat dari banyak sekali file serta suatu database. Seluruh file serta database yang terdapat di web Kamu contoh jantung serta sistem sarafnya. Nah, backup WordPress ialah kopian dari keduanya.

File web sendiri terdiri dari file instalasi inti serta konten, semacam plugin serta tema, serta keduanya berarti supaya web WordPress Kamu dapat berjalan. Dengan cara default, file itu tersembunyi di dalam direktori penting bernama public_html.

Di bagian lain, database menaruh informasi web semacam artikel, pendapat, link, tag, konsumen, laman, serta banyak lagi. Terdapat kalanya Kamu butuh melaksanakan maintenance pada web WordPress Kamu. Nah, di sinilah file backup web dibutuhkan.

Bila Kamu kandas mem- backup web, bentuk web Kamu hendak jadi blank, nama lain cuma layar putih kosong kala Kamu berupaya memulihkannya sehabis melaksanakan maintenance. Buat menekuni lebih lanjut mengenai database WordPress, datangi postingan ini.

Kenapa Kamu Wajib Melaksanakan Backup?

Bagaimanapun, di masa yang serbacanggih ini, web senantiasa bisa jadi terserang serbuan hacker, malware, serta eror yang lain. Backup dapat membagikan susunan keamanan bonus untuk Kamu dan mengirit durasi serta daya barangkali terjalin perihal yang tidak di idamkan. Akibat yang ditimbulkan oleh web yang cacat dapat lumayan akut untuk integritas brand Kamu.

Beberapa besar industri website hosting memanglah menawarkan backup otomatis dalam layanan mereka, tetapi Kamu senantiasa wajib cermas. Hendaknya simpan banyak kopian file web serta database di 3 posisi yang berlainan, semacam di Komputer, hard drive eksternal, serta di cloud. Jadi, bila salah satunya cacat, Kamu sedang memiliki yang lain.

Buat frekuensinya sendiri, perihal ini tergantung pada seberapa kerap Kamu mengupdate konten serta konsep web Kamu. Dengan cara biasa, terdapat 3 metode backup WordPress, ialah lewat hPanel, memakai FTP, ataupun plugin, yang seluruhnya hendak kita bahas di bimbingan ini.

2 metode awal ialah tata cara backup WordPress dengan cara buku petunjuk, sebaliknya bila memakai plugin, Kamu dapat melaksanakannya dengan cara otomatis. Tanpa lama lagi, selanjutnya merupakan metode backup informasi web WordPress yang sudah kita merangkup buat menolong Kamu. Aman membaca!

Metode Backup WordPress memakai hPanel

Metode backup informasi web WordPress memakai hPanel Hostinger amatlah gampang. Selanjutnya triknya:

Kamu hendak membutuhkan backup database MySQL web Kamu, jadi, cari ketahui namanya lebih dahulu. Buat melaksanakannya, temui File Manager pada bagian Files.

Cari direktori public_html, setelah itu wp- config. php, kemudian temui baris selanjutnya ini.

Mencari nama database WP
Catat string yang mengandung huruf dan angka karena Anda akan membutuhkannya nanti.

  1. Berikutnya, kembali ke dashboard Anda lalu temukan Backups di bagian yang sama.
  2. Klik tombol Generate a New Backup di bagian bawah halaman, dan pilih Yes jika diminta.
  3. Di kolom pencarian, tempel (paste) nama database yang tadi sudah Anda catat, lalu pilih Prepare Backup pada file terbaru yang Anda simpan hingga tombol berubah menjadi Download.
    Mengunduh database untuk cara backup WordPress
  4. Lakukan hal yang sama untuk backup File website, tapi di sini Anda harus menghapus bagian string setelah underscore, menggantinya dengan dot (titik), kemudian diikuti dengan tanggal backup terbaru dalam format TTTTBBHH. Misalnya, apabila Anda terakhir menyimpan file pada 14/10/2019, cukup lakukan hal berikut:
    Mengunduh file website untuk proses backup

Mudah sekali, kan?

Cara Backup WordPress dengan FTP & phpMyAdmin

Metode backup WordPress secara manual ini mirip dengan yang sebelumnya, tapi Anda perlu menggunakan klien FTP untuk mem-backup file WordPress dan phpMyAdmin untuk backup database WordPress.

Cara Backup Data Website WordPress dengan FTP

Kami akan menggunakan FileZilla untuk proses backup ini. Setelah Anda mengunduh dan menginstalnya di komputer, ikuti langkah-langkah berikut untuk:

  1. Akses Akun FTP di hPanel untuk menemukan kredensial yang Anda perlukan dalam konfigurasi FileZilla. Jika lupa belum mengatur password, klik Change account password untuk mengaturnya.
    Mendapatkan kredensial FTP
  2. Buka File -> Site Manager -> New Site. Isi hostname, username, dan password menggunakan informasi yang sudah Anda dapatkan tadi, dan biarkan pengaturan lainnya seperti default. Setelah selesai, klik Connect.
    Mengonfigurasi Filezilla dengan akses FTP Hostinger
  3. Setelah berhasil membuat koneksi, Anda kini dapat mengklik kanan folder public_html situs, lalu memilih Download untuk mengunduhnya.
    Cara backup WordPress dengan FTP

Selagi menunggu proses pengunduhan file WordPress, Anda bisa melanjutkan ke proses backup database melalui phpMyAdmin. Tenang, FileZilla akan memberikan notifikasi apabila prosesnya sudah selesai.

Cara Backup Database WordPress dengan phpMyAdmin

Mudah untuk backup WordPress secara manual dari phpMyAdmin dengan mengikuti cara berikut:

  1. Buka bagian Databases di hPanel Anda, lalu temukan phpMyAdmin.
  2. Pada List of Current Databases, klik Enter phpMyAdmin pada database website Anda.
  3. Centang kotak Check All di bagian bawah untuk memilih semua tabel, lalu klik tab Export pada menu bagian atas.
    Cara Backup WordPress melalui phpMyAdmin
  4. Di layar berikutnya, pilih format SQL, lalu klik Go untuk memulai proses pengunduhan.

Proses backup pun selesai! Anda berhasil melakukan cara backup WordPress dan bisa memulihkannya apabila terjadi masalah dengan website Anda.

Cara Backup WordPress dengan Plugin

Apabila metode manual yang sudah kami jelaskan di atas memerlukan tindakan melalui environment hosting, plugin backup WordPress memungkinkan Anda melakukan cara backup website WordPress dari admin area. Berikut ini tiga plugin backup WordPress terbaik rekomendasi kami.

BackWPup

 

BackWPup tersedia gratis dan memiliki berbagai fitur berguna yang menjadikannya sebagai salah satu plugin backup WordPress yang paling mumpuni.

Beberapa fitur unggulannya mencakup backup database dan file terjadwal (otomatis), perbaikan dan pengoptimalan database, serta dukungan multisite canggih untuk penyimpanan backup berbasis cloud.

Selain itu, BackWPup juga memiliki versi BackWPup Pro yang menyediakan lebih banyak fitur, dengan harga mulai dari $69 untuk satu tahun.

Untuk cara backup WordPress dengan plugin BackWPup, lakukan langkah berikut:

  1. Klik BackWPup pada menu di sebelah kiri, lalu Add new job.
    Add new job
  2. Beri nama file backup Anda di bagian Job Name. Pada Job Tasks, pilih proses backup yang ingin Anda lakukan. Minimal, pilih Database backup dan File backup.
    Beri nama job
  3. Pada Backup File Creation, tentukan Nama atau format arsip. Dalam contoh ini, kami menggunakan opsi default.
    Nama arsip
  4. Kemudian, pilih ke mana Anda akan menyimpan file backup di bagian Job Destination.
  5. Untuk mendapatkan informasi proses backup, masukkan alamat email pada Log Files. Klik Save changes untuk menyimpan job.
    Menuliskan email untuk backup
  6. Setelah itu, Anda akan melihat pesan bahwa perubahan telah disimpan. Klik Run now untuk mem-backup situs WordPress Anda.
  7. Run now

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *